100 Tahun Gontor, Pidato Hasan Sahal dan Fokus Prabowo: Ketika Panggung Pendidikan Diisi Pesan Politik
Oleh: Nadien Azhara Safitri Rakhman Dalam demokrasi, keberanian untuk menyampaikan pandangan secara terbuka merupakan bagian penting dari kehidupan publik. Kritik tidak selalu berarti permusuhan, sebagaimana kedekatan dengan pemerintah tidak otomatis berarti keberpihakan. Di antara keduanya terdapat ruang yang perlu dijaga: independensi. Hal tersebut menarik dilihat melalui sikap Pondok Modern Darussalam Gontor, khususnya ketika K.H. Hasan…
Mengolah Eco-Anxiety Gen Z: Dari Kecemasan Menjadi Aksi Ekologis
Oleh: Maulana Teguh Perdana (Politeknik Purbaya) Pernahkah terbersit rasa khawatir yang membebani pikiran saat menyaksikan maraknya warta tentang fenomena cuaca ekstrem, ancaman abrasi pesisir, hingga risiko krisis pangan global? Jika perasaan tersebut pernah singgah, kamu tidak berjalan sendirian. Bagi Generasi Z, isu kerusakan lingkungan bukan lagi sekadar bahasan teoritis di ruang kuliah, diskusi akademis di…
Awasi RUU Perampasan Aset, Waspadai Pembahasan di Ruang Gelap
Oleh: Moch Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kerap digadang-gadang sebagai instrumen pemungkas untuk memiskinkan koruptor dan mengembalikan kerugian negara. Namun, meloloskannya melalui proses pembentukan yang tertutup di ruang gelap justru menjadi ancaman fatal bagi efektivitas hukum itu sendiri. Dalam kajian kebijakan publik ideal, kualitas sebuah produk hukum sangat…
Di Balik Riuh Koperasi Desa Merah Putih di X – [RILIS LAPORAN RISET MEDSOS MUDA BICARA ID]
Isu program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendadak menjadi perbincangan hangat di platform X (Twitter) menjelang awal Agustus 2026. Namun, apakah riuhnya wacana ini murni aspirasi publik, atau merupakan hasil mobilisasi narasi terstruktur? Tim Riset Digital Muda Bicara ID menganalisis 10.420 tweet sepanjang periode 29 Juni hingga 6 Agustus 2026. Riset ini memetakan bagaimana isu…
Nalar Kebijakan Publik: Antara Wangsit, Data, dan Empati Warga
Oleh: Moch. Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Kebijakan publik yang dihasilkan tanpa Evidence-Based Policy Making (EBPM) dan Empathy-Based Policy Making adalah bentuk kekerasan teknokratis. Kebijakan yang tidak didasrkan pada hal tersebut Dia (Pembuat Kebijakan) buta secara ilmiah sekaligus tulis secara kemanusiaan. Ketika pembuat kebijakan dalam hal ini negara merumuskan tanpa basis data empiris…
Menembus Illusion of Wealth: Strategi Gen-Z Menghadapi Tekanan Finansial Sosial
Oleh: Tio Febriawan (Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta) Pernahkah kita merasa bersalah atau tiba-tiba cemas hanya karena menghabiskan akhir pekan di kamar, sementara linimasa media sosial dipenuhi unggahan teman sebaya yang sedang menikmati kopi di kafe estetis, berlibur ke destinasi populer, atau memamerkan barang-barang bermerek? Fenomena ini bukan lagi sekadar urusan selera pribadi…
Hadir di UMY, Muda Bicara Kebijakan Ajak Anak Muda Jadi Aktor Utama Demokrasi Digital
YOGYAKARTA — Menghadapi tantangan ekosistem politik modern, program Muda Bicara Kebijakan menggelar forum Duduk Rembuk bertajuk “Pemilu Sudah Digital, Regulasinya Jangan Tertinggal”. Berkolaborasi dengan Bijak Memantau dan BEM FISIPOL Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), kegiatan ini bertujuan memberdayakan generasi muda agar tidak sekadar menjadi objek, melainkan aktor utama dalam menjaga kualitas demokrasi di ruang digital. Sedikitnya…
Muda Bicara ID Ajak Pemuda Jadi Co-Creator Kebijakan, Bukan Sekadar Komoditas Politik
YOGYAKARTA — Makna kemerdekaan di era digital bagi generasi muda kini telah melampaui batas sejarah fisik 1945. Hal tersebut ditegaskan oleh Founder Muda Bicara ID Muhammad Iqbal Khatami, dalam acara talkshow Jogja Menyapa di RRI Pro 1 Yogyakarta (91,1 FM), Rabu (5/8/2026). Mengusung tema “Generasi Muda, Mercusuar Kemerdekaan di Era Digital”, Iqbal menyoroti adanya kecemasan…
Mendengar Teh Hijau-nya Tulus melalui Stoikisme
Oleh: Khairil Mumtazi (Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia) Di tengah maraknya budaya self-improvement, kita hidup dalam zaman yang seolah selalu punya obat untuk setiap kegelisahan. Ketika merasa lelah, kita dianjurkan untuk berlibur. Saat kehilangan semangat, media sosial menyarankan mencoba hobi baru, membaca lebih banyak buku, berolahraga, atau bertemu orang-orang baru. Bahkan ketika merasa…
Paradoks Deindustrialisasi: Manufaktur Indonesia Tumbuh Sekaligus Tumbang
Oleh: Andrian Permana (PhD (Cand.) in Mechanical Engineering at KFUPM, Saudi Arabia) Kemenperin bilang manufaktur RI baik-baik saja. Ada datanya. Buruh yang minggu lalu baru kena PHK punya cerita lain. Ada datanya juga. Repotnya, keduanya sama-sama tidak salah. Juni 2026 kemarin PMI Manufaktur Indonesia jatuh ke 46,9. Bulan sebelumnya masih di 50,0. Di bawah angka…
